Ijin Usaha Jasa Konstruksi

Ijin Usaha Jasa Konstruksi atau IUJK adalah izin usaha yang dipersyaratkan bagi perusahaan yang baru berdiri maupun telah berkembang dan maju dalam melakukan kegiatan usahanya di bidang Jasa Pelaksana Konstruksi (KONTRAKTOR) maupun Jasa Perencana/Pengawas Konstruksi (KONSULTAN).

PU1 Ijin Usaha Jasa Konstruksi

DASAR HUKUM
KEPUTUSAN MENTERI PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH
NOMOR : 369 / KPTS / M / 2001
Tentang
PEDOMAN PEMBERIAN
IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI NASIONAL
(Download peraturan)

iujk Ijin Usaha Jasa Konstruksi

Penggolongan Ijin Usaha Jasa Konstruksi

Berdasarkan jenis kegiatan usaha dibidang jasa konstruksi digolongkan menjadi 3 (tiga) jenis yaitu;

  1. Jasa Perencana Konstruksi (Konsultan)
  2. Jasa Pelaksana Konstruksi (Kontraktor)
  3. Jasa Pengawasan Konstruksi (Konsultan)

 

Kualifikasi Usaha Jasa Konstruksi

KUALIFIKASI Pelaksana Konstruksi ( KONTRAKTOR )
Kualifikasi Golongan Kekayaan Bersih Batas Nilai Proyek Pekerjaan
Gred 7 Besar > 10 M > 2,5 M s/d tak terbatas
Gred 6 Besar > 3 M > 2,5 M s/d 100 M
Gred 5 Menengah > 2,5 M > 2,5 M s/d 50 M
Gred 4 Kecil > 400 Juta ≤ 2,5 M
Gred 3 Kecil > 100 Juta ≤ 1,75 M
Gred 2 Kecil > 50 Juta ≤ 1 M
Gred 1 Mikro (Badan Usaha) - ≤ 300 Juta
Gred 1 Mikro (Perseorangan) - ≤ 100 Juta
KUALIFIKASI Perencana/Pengawas Konstruksi ( KONSULTAN )
Kualifikasi Golongan Kekayaan Bersih Batas Nilai Proyek Pekerjaan
Gred 4 Menengah > 1 M > 2,5 M s/d tak terbatas
Gred 3 Kecil > 200 Juta > 1 M s/d 2,5 M
Gred 2 Kecil s/d 200 Juta ≤ 1 M
Gred 1 Mikro (Badan Usaha) - ≤ 200 Juta
Gred 1 Mikro (Perseorangan) - ≤ 50 Juta

kontraktor%20gedung Ijin Usaha Jasa Konstruksi

 


Ijin ini adalah syarat mutlak bagi perusahaan yang ingin mengikuti TENDER baik dikalangan Pemerintah maupun Swasta.

IUJK yang dipersyaratkan adalah yang benar-benar TER-REGISTRASI oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi atau LPJK. LPJK berwenang untuk memproses penilaian tingkat atau kompetensi dalam klasifikasi, kualifikasi dan kemampuan usaha Jasa Pelaksana Konstruksi.

Ijin usaha jasa konstruksi dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Propinsi/Kota/Kabupaten sesuai kualifikasinya sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang dimiliki perusahaan dalam Sertifikat Badan Usaha (SBU).

Langkah awal bagi perusahaan yang ingin mendapatkan Izin Usaha Jasa Konstruksi atau IUJK adalah Menetapkan KUALIFIKASI PERUSAHAAN berdasarkan Bidang Usaha dan Modal disetor Perusahaan atau Nilai Proyek/Tender yang akan dijalankan, kemudian menetapkan BIDANG & SUB BIDANG yang dijalankan oleh perusahaan.

Untuk mendapatkan Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang Teregistrasi oleh LPJK, maka syarat utamanya adalah setiap perusahaan harus memiliki Sertifikat Badan Usaha terlebih dahulu yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi Asosiasi Ter-akreditasi LPJK seperti ; GAPEKSINDO, GAPENSI GABPEKNAS, AKLINDO, APNATEL AKAINDO, ASPEKINDO, PERKINDO, dll. Serta melalui beberapa tahap seperti berikut :

TAHAP 1 : MEMILIKI SKT / SKA

SKT adalah Sertifikat Keterampilan, dipersyaratkan untuk kualifikasi perusahaan mulai dari Gred 2 s.d. Gred 4 dengan SKT Tingkat 1

SKA adalah Sertifikat Keahlian sebagai bukti kompetensi dan kemampuan profesi keahlian kerja tenaga ahli di bidang Jasa Pelaksana/Perencana/Pengawas Konstruksi.

SKA terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu :

  1. SKA AHLI MUDA
  2. SKA AHLI MADYA
  3. SKA AHLI UTAMA

SKA dipersyaratkan untuk kualifikasi perusahaan mulai dari Gred 5 s.d. Gred 7

TAHAP 2: MASUK KEANGGOTAAN ASOSIASI / KTA

Yaitu Kartu Tanda Anggota Asosiasi sebagai bukti registrasi keanggotaan asosiasi perusahaan. Keanggotaan Asosiasi disesuaikan dengan bidang dan sub bidang yang di jalankan oleh perusahaan. Tidak semua bidang dan sub bidang masuk dalam anggota asosiasi yang sama. Asosiasi yang dipersyaratkan adalah asosiasi yang benar-benar ter-akreditasi atau terdaftar di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional / LPJKN. Salah satu syarat mutlak untuk menjadi anggota asosiasi adalah memiliki Tenaga ahli yang bersertifikat atau SKT/SKA disesuaikan dengan kualifikasi perusahaan.

TAHAP 3 : MEMILIKI SERTIFIKAT BADAN USAHA / SBU

Sertifikat Badan Usaha / SBU adalah sertifikat tanda bukti pengakuan formal atas tingkat / kedalaman kompetensi dan kemampuan usaha dengan ketetapan klasifikasi dan kualifikasi Badan Usaha.

SBU inilah yang diutamakan harus dimiliki perusahaan untuk bisa mendapatkan IUJK.

TAHAP 4 :PENGAJUAN IJIN USAHA JASA KONSTRUKSI / IUJK

Setelah perusahaan memiliki tahap 1 s.d. 3, maka syarat lainnya adalah melampirkan dokumen perusahaan dan lain-lain akan dijelaskan secara terperinci dalam halaman ini. Kemudian perusahaan dapat melakukan proses sertifikat IUJK dan siap mengikuti TENDER dengan sertifikat yang telah terdaftar di LPJK.

Masa berlaku

Masa berlaku Izin Usaha Jasa Konstruksi sesuai dengan masa belaku SBU – SERTIFIKAT BADAN USAHA yang dmiliki perusahaan dan sesuai tanggal dikeluarkan.

Dalam menetapkan Bidang & Sub Bidang, silakan klik pada page “Sertifikat Badan Usaha” sub page “Bidang & Sub Bidang Pelaksana Konstruksi” dan “Bidang & Sub Bidang Perencana & Pengawas Konstruksi”